admin seo | 10 June 2023
Hunian yang sehat adalah satu langkah awal untuk mewujudkan kesehatan tubuh dari aspek lingkungan. Jika lingkungan dan hunian tempat Anda tinggal telah memenuhi standarisasi kesehatan yang memadai, maka risiko untuk terpapar berbagai macam penyakit akan semakin kecil.
Untuk itu dalam artikel ini kita akan membahas kriteria, peraturan hingga kiat-kiat dalam menciptakan rumah sehat yang layak huni. Yuk, kita simak uraian lengkapnya di bawah ini.
Untuk mewujudkan rumah sehat yang ideal tentu ada beberapa kriteria yang wajib dipenuhi oleh suatu rumah.
Beberapa kriteria yang paling umum yakni adanya sirkulasi udara yang baik, pencahayaan alami yang memadai, kebersihan dan sanitasi, serta bebas dari hama dan polusi.
Untuk menciptakan sirkulasi udara yang baik dan mewujudkan rumah sehat, Anda perlu memenuhi beberapa poin berikut.
Sementara itu, untuk memastikan pencahayaan alami di rumah, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan seperti:
Untuk menjaga kebersihan dan sanitasi yang baik di rumah ada beberapa hal yang wajib Anda lakukan, yaitu:
Memastikan rumah bebas dari hama dan polusi juga salah satu bentuk untuk mewujudkan rumah sehat yang ideal.
Untuk mewujudkan hal ini, sebaiknya Anda membeli atau membangun rumah di area yang jauh dari kawasan industri atau jalanan protokol yang penuh kendaraan.
Dengan begitu, suasana rumah akan menjadi lebih tenang dan kondisi udara jauh dari polusi.
Dalam mewujudkan kondisi rumah sehat yang ideal, Anda juga bisa mengacu pada peraturan pemerintah terkait rumah sehat yang ideal untuk ditempati.
Beberapa peraturan yang mengacu pada kondisi rumah sehat yang ideal adalah Permenkes tentang aturan rumah sehat, Depkes RI 2012 tentang rumah sehat, dan juga panduan rumah sehat PUPR.
Dalam hal ini, standarisasi rumah sehat menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 829/MENKES/SK VII/1999.
Peraturan ini mengatur bangunan rumah serta lingkungan tempat rumah tersebut berada. Kriteria-kriteria yang dimaksud harus dipenuhi oleh pihak pengembang perumahan dan juga penghuni rumah.
Sementara itu, menurut Depkes RI (2012), rumah sehat adalah rumah yang memenuhi beberapa kriteria. Kriteria tersebut meliputi akses minum, akses jamban atau sanitasi yang sehat, serta kondisi lantai, ventilasi dan pencahayaan yang baik.
Untuk itu, pemenuhan kriteria yang mengacu pada Depkes RI ini sangat penting untuk diperhatikan saat hendak membangun rumah dan juga saat Anda menghuni rumah.
Dalam hal ini terdapat beberapa peraturan dan panduan dari Kementerian PUPR terkait rumah sehat.
Salah satunya adalah Permen PUPR No.12 Tahun 2020 tentang penetapan kebutuhan rumah, serta persyaratan administrasi dan persyaratan teknis yang meliputi persyaratan tata bangunan dan lingkungan serta struktur bangunan.
Lihat Juga: Desain Rumah Minimalis: Inspirasi, Fitur, dan Biaya Pembangunan
Dalam suatu rumah sehat, unsur pencahayaan adalah salah satu poin terpenting yang harus dipenuhi.
Dalam hal ini, Anda harus mengerti standar pencahayaan alami ideal untuk rumah dan cara untuk meningkatkan pencahayaan alami di dalam rumah.
Standar pencahayaan rumah dapat diukur dengan intensitas cahaya yang dinyatakan dalam satuan lux.
Menurut standar Kemenkes, intensitas cahaya minimal yang dibutuhkan untuk ruangan dalam rumah adalah 100 lux, sedangkan untuk ruangan yang membutuhkan aktivitas visual yang lebih tinggi seperti ruang kerja atau dapur maka intensitas cahaya yang dibutuhkan minimal sebesar 300 lux.
Akan tetapi, intensitas cahaya yang dibutuhkan dapat bervariasi tergantung pada kebutuhan dan aktivitas yang dilakukan pada ruangan tersebut.
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, Anda bisa menambah jumlah jendela ataupun memperbesar ukuran jendela yang sudah ada untuk meningkatkan pencahayaan alami di dalam rumah.
Lihat Juga: Mengenal Perumahan Jepang: Desain, Konsep, dan Inspirasi untuk Hunian Idaman
Setelah mengenal beberapa kriteria rumah sehat dan regulasi pemerintah yang menaunginya, selanjutnya Anda perlu memahami beberapa referensi rumah sehat dari berbagai daerah di Indonesia.
Kita akan membahasnya pada uraian di bawah ini yang meliputi studi kasus rumah sehat serta berbagai inspirasi desain rumah sehat.
Indonesia adalah negara dengan banyak suku dan budaya. Hal ini membuat Indonesia memiliki banyak desain rumah tradisional dan modern yang menyesuaikan dengan tradisi dan kultur dari suku maupun daerah yang dimaksud.
Namun, pada dasarnya tidak ada desain rumah yang mempengaruhi faktor rumah sehat asalkan kriteria rumah sehat yang telah dijelaskan pada poin sebelumnya telah terpenuhi.
Secara desain rumah, pada dasarnya konsep hunian sehat yang ideal adalah hunian yang secara desain lebih mengedepankan sirkulasi udara yang memadai dan memiliki ruang terbuka seperti balkon dan halaman yang relatif luas.
Beberapa faktor tambahan seperti penggunaan material ramah lingkungan dan cat water based juga menjadi nilai tambah dalam membuat suatu hunian yang sehat dan ramah lingkungan.
Baca Juga: 10 Desain Minimalis Rumah Jepang yang Dapat Ditiru
Jakarta merupakan kota metropolitan dengan tingkat polusi udara yang relatif tinggi. Dalam hal ini, menciptakan hunian ideal yang sehat di Jakarta menjadi tantangan tersendiri bagi para pengembang dan warganya.
Untuk itu, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan jika ingin membangun kondisi rumah yang sehat meskipun Anda tinggal di Jakarta.
Sebenarnya tidak ada hal spesifik yang menjadi pembeda untuk membangun rumah sehat baik di Jakarta maupun di kota-kota lainnya.
Namun, karena Jakarta merupakan kota dengan tingkat polusi tinggi, Anda harus memastikan jika lokasi bangunan rumah Anda jauh dari kawasan industri dan jalan protokol yang padat kendaraan.
Selain itu, Anda juga bisa memperbanyak ventilasi udara, memastikan tidak ada saluran sanitasi yang tersumbat, dan memaksimalkan ruang terbuka hijau di sekitar rumah.
Apa yang membuat kondisi rumah dikatakan tidak sehat? Sederhananya, kondisi rumah dikatakan tidak sehat jika kondisi rumah tersebut terkesan kontradiktif dengan kondisi rumah yang sehat.
Jadi, rumah yang tidak sehat tidak memiliki ventilasi yang memadai, pencahayaan yang cukup, dan sanitasi yang bersih.
Kondisi rumah yang tidak sehat dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan. Rumah yang kotor dan tidak diperhatikan kebersihannya dapat menyebabkan alergi pada saluran pernapasan.
Tidak hanya itu, ada berbagai risiko penyakit pencernaan yang bisa ditimbulkan akibat kondisi sanitasi yang kurang bersih.
Jadi, agar Anda terhindar dari kondisi rumah yang tidak sehat yang harus Anda lakukan adalah menerapkan semua standari rumah sehat berikut ini.
Jadi, untuk menjaga kenyamanan dan kondisi kesehatan diri, Anda wajib menerapkan standar rumah sehat seperti yang diuraikan pada poin-poin lengkap di atas.
Untuk itu, Anda pun wajib berperan dalam menerapkan konsep hunian sehat di manapun Anda tinggal.
Nah, bagi Anda yang sedang mencari hunian yang ideal dan telah terstandarisasi sesuai dengan peraturan pemerintah terkait rumah sehat, membeli unit rumah di Savasa.Id bisa menjadi solusi terbaik untuk Anda.
Savasa.Id adalah kota pintar dengan standarisasi smart city Jepang yang terletak di lokasi yang sangat strategis di Deltamas, Cikarang.
Berbagai teknologi penunjang smart home yang ada di Savasa.Id antara lain adalah strong and durable house, menggunakan smart security yang memadai dan juga complete air management system.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Savasa.id Anda bisa menghubungi nomor telepon 021-899 15 888 atau kunjungi kantor Savasa di Greenland Square Blok BA No 1A - Kota Deltamas, Sukamahi, Kec. Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.